Memahami Dampak Pembangunan Berorientasi Transit (TOD)

Memahami Dampak Pembangunan Berorientasi TransitPembangunan Berorientasi Transit Transit oriented development (TOD) adalah salah satu strategi yang paling efektif untuk meningkatkan akses angkutan umum, meningkatkan kualitas hidup di daerah perkotaan dan mendorong pertumbuhan yang cerdas. 

TOD menyatukan infrastruktur transportasi dan kebijakan penggunaan lahan untuk menciptakan lingkungan yang dinamis dan dapat dilalui dengan berjalan kaki yang terhubung satu sama lain dengan opsi transportasi umum. 

Dengan berinvestasi dalam sistem angkutan massal seperti light rail atau bus rapid transit, kota dapat mengurangi kemacetan lalu lintas dan menyediakan akses ke pekerjaan, sekolah, dan pusat perbelanjaan dalam jarak dekat dari rumah.

Jenis perencanaan berorientasi kepadatan ini juga mendorong pembangunan ekonomi dengan menciptakan ruang yang menarik di dekat pusat transportasi yang menarik bisnis serta menciptakan lapangan kerja karena meningkatnya permintaan akan layanan dari populasi baru.

Selain itu, TOD membantu mendiversifikasi pilihan perumahan dengan memberikan kesempatan untuk perumahan yang terjangkau dalam jarak berjalan kaki atau bersepeda dari fasilitas seperti taman atau perpustakaan.

Definisi TOD Transit oriented development (TOD) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pembangunan perkotaan yang dirancang untuk memaksimalkan jumlah orang yang menggunakan transportasi umum.

Pendekatan ini berfokus pada menciptakan lingkungan yang padat dan dapat dilalui dengan berjalan kaki serta menempatkan tujuan penting dalam jarak dekat dari pusat transportasi, seperti stasiun kereta api dan halte bus.

TOD biasanya menggabungkan penggunaan perumahan, komersial, dan rekreasi dalam jarak dekat untuk penggunaan lahan yang efisien. Dengan menyediakan layanan angkutan umum yang dekat, TOD mendorong penggunaan bentuk transportasi alternatif daripada kendaraan penumpang tunggal.

Di dalam kota besar atau wilayah metropolitan, proyek TOD seringkali terbatas cakupannya karena konsentrasinya di sekitar pusat transit yang ada. Area lokal ini dikenal sebagai simpul yang membentuk bagian dari jaringan yang lebih besar yang menghubungkan berbagai bagian wilayah satu sama lain melalui layanan transportasi umum.

Manfaat TOD Transit oriented development (TOD) adalah strategi untuk menciptakan lingkungan dan komunitas yang dinamis dan dapat dilalui dengan berjalan kaki yang berpusat di sekitar akses transportasi umum. Proyek-proyek ini menyatukan opsi perumahan, kantor, dan ritel dalam jarak dekat dengan stasiun transit.

TOD menawarkan sejumlah manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, menjadikannya pilihan yang semakin populer untuk inisiatif perencanaan kota.

Salah satunya, TOD membantu mengurangi kemacetan lalu lintas di kota-kota dengan mendorong orang untuk menggunakan transportasi umum daripada kendaraan mereka sendiri.

Ini tidak hanya meningkatkan kualitas udara dengan mengurangi emisi kendaraan tetapi juga membantu menghilangkan stres di jalan raya yang ada. Selain itu, memiliki akses transportasi umum dapat memudahkan orang yang tidak memiliki mobil atau memiliki mobilitas terbatas untuk berkeliling kota.

Selain itu, TOD dapat meningkatkan bisnis lokal dengan menyediakan akses mudah ke toko dan layanan lain di dekat pusat transit.

Tantangan TOD Pembangunan berorientasi transit (TOD) adalah konsep perencanaan kota yang telah mendapatkan daya tarik dalam beberapa tahun terakhir. Ini melibatkan penempatan strategis penggunaan lahan, infrastruktur, dan layanan di sekitar pusat transportasi umum untuk menciptakan komunitas yang dapat dilalui dengan berjalan kaki dan layak huni.

TOD Challenge adalah kompetisi global yang diselenggarakan oleh Bank Dunia yang mendorong kota-kota untuk mengembangkan inisiatif TOD mereka sendiri. Tantangan ini memberikan kesempatan bagi kota-kota untuk membagikan rencana dan ide mereka, sambil mendapatkan umpan balik yang berharga dari para pakar di lapangan.

Tujuan dari tantangan ini adalah untuk membekali kota dengan sumber daya dan panduan tentang cara terbaik untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip TOD ke dalam proses perencanaan kota mereka. Selain itu, ini membantu memamerkan proyek-proyek sukses dari seluruh dunia sebagai contoh bagi peserta lain dan menginspirasi pendekatan inovatif dalam rencana pembangunan perkotaan.

Memahami Dampak Pembangunan Berorientasi Transit

Transit oriented development (TOD) telah menjadi strategi perencanaan perkotaan yang semakin populer untuk kota-kota besar dan kecil, menyediakan pendekatan komprehensif untuk kehidupan berkelanjutan.

TOD didasarkan pada konsep bahwa dengan menempatkan perumahan, pusat pekerjaan, dan fasilitas di dekat jaringan transportasi umum, individu akan lebih cenderung menggunakan angkutan umum, mengurangi ketergantungan mereka pada mobil. Contoh TOD yang sukses dapat memberikan wawasan tentang cara kerja pendekatan ini dan dampak apa yang ditimbulkannya terhadap komunitas lokal.

Kota Plano, Texas secara luas dianggap sebagai salah satu contoh TOD terkemuka di Amerika Serikat. Pada tahun 2015, Plano membuka stasiun kereta api ringan pertamanya bersama dengan pengembangan serba guna baru di dekatnya.

Pendanaan untuk TOD Transit oriented development (TOD) adalah tren yang berkembang pesat yang menawarkan masyarakat dan kota kesempatan untuk menciptakan ruang perkotaan yang lebih layak huni dan efisien. Jenis pembangunan ini telah terbukti mengurangi lalu lintas, polusi udara, biaya energi, dan meningkatkan kualitas hidup warga secara keseluruhan. Namun agar TOD berhasil, pendanaan harus dialokasikan baik dari sektor publik maupun swasta.

Cakupan pembangunan berorientasi transit sangat bergantung pada ketersediaan dana. Tanpa sumber daya yang memadai baik dari lembaga pemerintah maupun bisnis, TOD tidak dapat mencapai potensi penuhnya dalam hal ruang lingkup atau dampak.

Berbagai sumber dapat memberikan kontribusi keuangan seperti hibah federal, kredit pajak, program subsidi negara, subsidi pemerintah daerah, investasi swasta, dan sumbangan dari organisasi nirlaba.

Pertimbangan Perencanaan Lokal Ketika dunia terus berkembang, pentingnya perencanaan transit-oriented development (TOD) menjadi semakin penting. TOD adalah jenis perencanaan kota yang berfokus pada perancangan komunitas untuk menyediakan akses mudah ke sistem transportasi umum.

Ini telah ditemukan sebagai cara yang efektif untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, meningkatkan kualitas udara, dan meningkatkan peluang ekonomi bagi warga setempat. Namun, ada berbagai pertimbangan perencanaan daerah yang harus dilakukan agar proyek TOD berhasil.

Ketika datang untuk melaksanakan proyek TOD di tingkat lokal, perencana harus mempertimbangkan bagaimana rencana ini akan sesuai dengan visi mereka yang lebih besar untuk kota atau kota. Ini termasuk melihat infrastruktur yang ada dan memastikan rencana pengembangan di masa depan kompatibel dengan mereka baik dari segi desain maupun fungsionalitas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami