Harga Terjangkau Rumah Tapak

Harga Terjangkau Rumah Tapak

Harga Terjangkau Rumah Tapak – Rumah Tapak merupakan salah satu rumah yang paling banyak dicari oleh masyarakat dari berbagai kalangan ekonomi. Ini lebih murah dan lebih nyaman untuk ditinggali daripada menyewa apartemen.

Rumah Tapak adalah jenis rumah yang dibangun langsung di atas tanah dan berdiri sendiri tanpa memperhitungkan tingkatnya.

Rumah jenis ini merupakan salah satu jenis rumah yang banyak diminati oleh berbagai kalangan masyarakat.

Setiap unit rumah berdiri sendiri-sendiri tanpa memperhitungkan tingkatnya, sehingga berbeda dengan apartemen atau kondominium.Ketika Anda membeli properti jenis ini, Anda mendapatkan hak kepemilikan tunggal.

Harga Terjangkau Rumah Tapak

Membeli rumah tapak lebih diminati daripada apartemen, terutama oleh pembeli rumah pertama kali atau first time buyer. Harga rumah tapak masih sangat terjangkau bagi kalangan masyarakat. Pembelian rumah tapak diperkirakan akan terus memimpin penjualan pada tahun 2022

Lalu apa alasan lain mengapa rumah tapak lebih diminati konsumen daripada apartemen?

Alasan pertama adalah bahwa sertifikat merupakan kepemilikan pribadi bukan milik bersama seperti apartemen.

Alasan kedua, konsumen rumah tapak berhak mendekorasi rumah sesuai keinginannya, menaikkan lantai bangunan bahkan mengubah bentuk bangunan. Alasan ketiga adalah rumah tapak memiliki nilai investasi yang lebih tinggi untuk dijual nanti. 

Selain itu, diketahui bahwa Biaya Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) yang harus dibayarkan juga lebih rendah dibandingkan apartemen. 

Alasan keempat, secara umum harga rumah tapak tidak berbeda dengan apartemen. Misalnya harga rumah tapak yang ditawarkan di kawasan penyangga ibu kota Jakarta seperti Tangerang dan Bogor.

Pemilihan ini memiliki latar belakang yang beragam, antara lain program insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan pelonggaran Loan to Value (LTV). Hal ini juga ditingkatkan dengan dukungan berbagai promosi dan menawarkan metode pembayaran yang fleksibel oleh pengembang.

Dikutip dari kompas.com, Dalam Jakarta Property Market Overview Kuartal IV-2021 JLL terlihat bahwa hasil penjualan rumah tapak di tahun 2021 mencapai angka 89 persen.

Sedangkan jumlah properti yang ditawarkan oleh pengembang kepada masyarakat pada tahun 2021 lebih kurang sejumlah 41.000 unit rumah. Capaian tersebut diketahui lebih tinggi dari hasil penjualan rumah tapak pada 2020 sejumlah 72 persen dan di tahun 2019 sebelum pandemi melanda yakni sejumlah 78 persen.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami