Ciri Ciri Rumah Ramah Lingkungan – Istilah rumah ramah lingkungan mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita. Namun, ada juga yang masih bingung, apa itu rumah ramah lingkungan?

Rumah ramah lingkungan atau eco-house mengacu pada konsep rumah yang dibangun dengan memanfaatkan seluruh potensi alam sambil mengadopsi gaya hidup yang berkelanjutan.

Beberapa ahli juga berpendapat bahwa sebuah rumah dapat disebut ramah lingkungan atau eco-friendly jika rumah tersebut dapat beradaptasi dengan kondisi dan lingkungan.

Dengan kata lain, rumah dengan konsep ramah lingkungan tidak “menghancurkan” karena dibangun dengan material yang dapat menciptakan sinergi dengan alam.

Oleh karena itu, konsep eco-house tidak boleh diterapkan secara sembarangan. Tidak hanya tampilan rumah, konsep ini juga menuntut mereka yang memiliki gaya hidup yang sama.

Berikut merupakan ciri ciri rumah ramah lingkungan :

Memanfaatkan Energi Alternatif

Salah satu perbedaan yang paling terlihat pada rumah ramah lingkungan dari rumah biasa adalah penggunaan sumber energi.

Eco-homes biasanya menggunakan energi alternatif untuk mendukung rumah. Beberapa sumber energi alternatif yang biasa ditemukan di rumah adalah panel surya.

Selain lebih “hijau”, penerapan panel surya terbukti mampu menghemat konsumsi listrik sehari-hari.

Memiliki Ruang Terbuka Hijau

Tidak harus luas, ruang terbuka hijau di dalam rumah bisa dibangun sesuai dengan luas lahan yang tersedia.

Tidak apa-apa, asalkan ada halaman kecil di halaman. Kuncinya adalah menumbuhkan kawasan dengan berbagai tanaman hijau yang dapat meningkatkan kualitas udara.

Jangan lupa untuk membuat beberapa lubang biopori di taman agar penyerapan air lebih baik. Selain penghijauan di depan atau di belakang rumah, ada juga area terbuka hijau di sekitar rumah.

Biasanya kawasan pemukiman besar memiliki ruang terbuka hijau yang luas. Beberapa bahkan mencapai 40% dari total luas lahan.

Dibangun dengan Material yang Ramah Lingkungan

Tentu saja, tidak ada ‘rumah hijau’ yang dibangun dengan bahan-bahan penghasil limbah. Oleh karena itu, fitur eco house ini sangat penting untuk diperhatikan sebelum membeli atau membangun rumah ramah lingkungan.

Beberapa bahan ramah lingkungan yang umum digunakan adalah batu bata (pengganti dinding semen), bambu dan kayu sebagai alternatif struktur rumah.

Memiliki Sistem Drainase dan Pengelolaan Sampah yang Baik

Saat ini, banyak pengembang rumah yang mengklaim bahwa produk yang mereka jual ramah lingkungan. Tapi tunggu dulu, lihat sistem pengelolaan dan pembuangan sampahnya!

Jika rumah memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik, misalnya ada tempat untuk memisahkan sampah organik dan non-organik, pernyataan itu bukan sekadar promosi.

Hal ini juga berlaku untuk drainase, di mana kita harus memperhatikan drainase kompleks perumahan. Jika limbah rumah tangga dibuang langsung ke sungai, properti tersebut tidak tergolong ramah lingkungan.

Desain Rumah Mengikuti Lingkungan Sekitarnya

Banyak orang beranggapan bahwa desain rumah minimalis atau modern kontemporer merupakan representasi dari rumah ramah lingkungan, namun hal ini tidak sepenuhnya benar.

Ada banyak rumah berdesain minimalis yang dibangun dengan kaca besar, yang dipasang di berbagai sudut rumah. Perlu dicatat bahwa desain tersebut tidak cocok untuk iklim panas di Indonesia dan dapat menyebabkan efek rumah kaca.

Jika Anda ingin memiliki rumah yang ramah lingkungan, sebaiknya pilih desain ruang tamu dengan bukaan yang lebar.

Konsep ini lebih cocok dengan iklim negara kita dan membuat sirkulasi udara lebih sehat.

Memiliki Konsep Eco Living

Seperti yang telah disebutkan, ide hidup hijau ini tercermin tidak hanya dalam desain rumah, tetapi juga dalam gaya hidup pemiliknya.

Paling sering, konsep eco-living akan tercermin dalam aktivitas sehari-hari pemilik rumah.

Misalnya, orang tersebut lebih memilih menggunakan angkutan umum daripada kendaraan pribadi, untuk mengurangi emisi gas dari kendaraan bermotor.

Faktor lokasi tampaknya tidak signifikan. ini soal dimana rumahnya, tidak masalah mentalitas kita belum siap menerapkan konsep ramah lingkungan. Oleh karena itu ada baiknya kita melengkapi niat dan tekad kita sebelum memiliki rumah ramah lingkungan.

Categories: Blog

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Kami?