Berubahnya Daya Beli Masyarakat Terhadap Properti 2020

Berubahnya Daya Beli Masyarakat Terhadap Properti 2020

Daya Beli Masyarakat Terhadap Properti  – Daya beli masyarakat terhadap properti mengalami penurunan di tahun 2020 ini, seakan kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya, ditambah masa pandemi yang entah kapan akan berakhir. Meskipun harga properti mengalami penurunan, namun dalam keadaan saat ini, masyarakat lebih mementingkan kebutuhan pokok untuk kesehariannya daripada untuk membeli properti.

Sebelum Covid-19 hadir, tahun 2020 ini diprediksi bisnis properti akan mengalami peningkatan meskipun tidak terlalu signifikan. Pasalnya daya beli masyarakat di awal tahun mengalami kenaikan walaupun tidak banyak. 

daya beli masyarakat terhadap properti

Perekonomian negara pun sedang mengalami peningkatan sebelum datangnya Covid-19. Namun sektor properti ini kembali dinyatakan turun setelah pemerintah mengkonfirmasi adanya virus corona (Covid-19) yang menyebar semakin luas. 

Kerugian dinyatakan mencapai nilai ratusan triliun rupiah, hal itu disebabkan karena terhambatnya masa konstruksi selama PSBB, juga melemahnya angka permintaan yang terus menerus terjadi. Adapun beberapa proyek yang terpaksa dihentikan dan dibatalkan. 

Melihat hal itu, pemerintah tidak hanya diam, pemerintah banyak membuat strategi terbaik untuk kembali menaikan sektor-sektor bisnis. Salah satunya dengan mengeluarkan biaya yang besar untuk keperluan bisnis properti, sehingga terciptanya promosi yang cukup besar untuk penjualan properti kepada masyarakat.

Dengan adanya hal itu, banyak masyarakat yang tertarik dengan promosi tersebut dan akhirnya kembali meningkatkan perkembangan bisnis properti meskipun sedikit. Jika covid 19 berangsur surut dalam beberapa bulan kedepan, sektor properti diprediksi akan mengalami kenaikan. 

Hal itu disebabkan karena orang-orang mulai berpikir jika memiliki rumah itu adalah sesuatu yang sangat penting setelah mengalami masa-masa sulit selama pandemi. 

daya beli masyarakat terhadap properti

Sehingga akan banyak masyarakat yang mulai memprioritaskan keuangan untuk pembelian properti, ditambah karena adanya kemudahan dalam transaksi KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dengan bunga yang cukup rendah. 

Meskipun pembenahan terus menerus dilakukan, dengan harapan perkembangan sektor properti yang terus meningkat, namun kerugian saat ini tetap tidak bisa dihindari. Pelaku bisnis dalam sektor ini berharap kerugian itu akan tergantikan dengan peningkatan bisnis properti di kemudian hari. 

Sektor properti masih memiliki potensi yang besar untuk terus meningkat, dengan adanya marketing digital dan segala akses yang di mudahkan akan membuat bisnis properti berada pada kejayaannya. 

Untuk itulah sangat penting untuk melakukan pembenahan dan pengaturan ulang strategi dalam pemasaran properti. 

Saat ini banyak kesempatan yang akan menjadi peluang pengaturan ulang strategi agar menjadi lebih baik selama covid 19, ketika semuanya sudah normal, pelaku bisnis sudah memiliki rencana baru yang akan membawa bisnis properti pada perkembangan selanjutnya.

Untuk anda yang di tahun ini berencana untuk membeli properti, jangan sampai salah memilih unit dan developernya. Anda dapat menghubungi greenparadise.id 

Greenparadise.id merupakan developer / pengembang yang sudah berpengalaman membangun lebih dari 400 unit, bangunan ataupun perumahan yang dibangun memiliki fasilitas lengkap, letak nya yang strategis dan tentu dengan harga yang terjangkau.

Leave a Reply