rencana pembangunan tol balaraja

Jika kamu adalah salah satu orang yang senang dengan hadirnya tol-tol atau fasilitas publik baru, tentunya kamu akan cukup antusias dengan Rencana Pembuatan Tol Balaraja. Pembangunan Jalan Tol Serpong – Balaraja ini kini telah masuk ke dalam tahap pengerjaan. Tol dengan panjang yang direncanakan mencapai 39,80 kilometer (Km) ini nantinya akan menjadi penghubung untuk wilayah Barat Jakarta, tepatnya dari kawasan Kota Tangerang Selatan sampai dengan Kabupaten Tangerang.

Rencana Pembuatan Tol Balaraja ini siap dilakukan oleh kontraktor dari pihak swasta yaitu PT Trans Bumi Serbaraja. Dan nantinya, pembangunan tol tersebut akan terdiri atas 3 seksi, yaitu seksi I (BSD-Legok) sejauh 11,3 Km, kemudian dilanjut dengan seksi II (Legok-Tigaraksa Selatan) 10,7 Km, dan terakhir di sseksi III (Tigaraksa Selatan-Balaraja) sejauh 17,8 Km.

Adapun perkiraan nilai investasi untuk tol Balaraja ini mencapai sekitarRp 6,04 triliun sementara untuk biaya konstruksi mencapai sekitar Rp 2,70 triliun. Tol ini akan membantumu melewati akses yang menjadi sambungan utama antara ruas Tol Ulujami menuju Serpong dan sebaliknya. Dimana pembangunan tol ini sendiri memang dipersiapkan untuk mempersingkat waktu tempuh perjalanan dari Serpong (BSD) menuju Jakarta serta Merak.

Dikutip langsung dari keterangan resmi pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pada akhir 2020 lalu, Basuki Hadimuljonoe selaku Menteri PUPR mengungkapkan bahwa kehadiran Jalan Tol Serpong-Balaraja ini, selain untuk meningkatkan konektivitas perjalanan menuju wilayah pusat-pusat Jakarta, juga nantinya akan menjadi akses menuju Merak dan Lampung karena tol ini terhubung dengan Balaraja yang menjadi akses masuk utama ke Tol Tangerang-Merak.

Selain dari itu, Jalan Tol Serpong – Balaraja ini juga akan membantu mendukung pengembangan wilayah di sisi Barat Jakarta, salah satunya adalah di wilayah Kota Baru Maja  hingga ke daerah Lebak. Jalan Tol Serpong – Balaraja ini diagendakan memiliki 8 Simpang Susun (SS) yang dapatw menjadi akses baru dari wilayah Serpong hingga Balaraja. Sebut saja deretan SS ini adalah SS Legok, SS Mekar Jaya, SS Cileles,SS CBD, SS Industri, SS Pasir Barat, SS Jambe, juga SS Tigaraksa.

Selain Rencana Pembuatan Tol Balaraja, proyek jembatan layang (overpass) Balaraja Timur juga masuk ke dalam agenda dan sudah mulai dibangun. Overpass ini sengaja dibangun melintas di atas Jalan Tol Tangerang-Merak. Dimana jembatan layang Balaraja Timur ini digadang-gadang sebagai duplikasi dari overpass eksisting. Pembangunannya akan dikerjakan oleh kontraktor PT Cahaya Tunggal Abadi dengan pembiayaan sebesar Rp 27,5 miliar yang nantinya menggunakan skema kontrak tahun jamak 2020-2021.

Jembatan laying Balaraja Timur sendiri memiliki panjang sejauh 55 meter dengan jalan pendekat 35 meter yang sudah didesain menggunakan fondasi tiang pancang baja. Jembatan ini juga menggunakan bangunan atas balok U girder serta konstruksi jembatan 2 abutmen 2 pilar. Kini, konstrukri pembangunan jembatan telah mencapai angka 34,27% dan diharapkan selesai pada April 2021 ini. 

HUBUNGI MARKETING UNTUK MELIHAT UNIT PERUMAHAN KAMI. CLUSTER TERBARU TECHNO TIPE 30/60. SELENGKAPNYA