Kamu mungkin akan sedikit antusias sekaligus tercengang saat berkunjung ke Kawasan Parung Panjang, satu dari sekian banyak daerah di dalam kecamatan yang termasuk ke dalam kota administratif Bogor Barat. Di kawasan ini, percepatan pembangunan untuk infrastruktur, jalur kereta api dan bahkan jalan tol dengan nilai triliun rupiah pun sedang dikerjakan oleh pemerintah.

Tentu hal ini membuat kita semua tidak heran, jika akhir-akhir ini kawasan Parung Panjang menjadi incaran para developer besar dari Jakarta dan kota-kota besar di dekatnya yang kemudian berlomba-lomba untuk membangun kawasan real estate atau membeli Rumah Di Parung Panjang.

Kawasan Parung Panjang diyakini oleh banyak pihak pengembang akan merangkak dan berkembang menjadi sebuah kota baru bagi warga Jabodetabek. Lokasinya yang bisa dikatakan sangat strategis, dimana titik lokasinya cukup berdekatan dengan Tangerang Selatan dan juga memiliki lintasan kereta api jalur ganda benar-benar terdengar menjanjikan.

Jalur kereta api ganda tersebut melintas dari Stasiun Parung Panjang langsung menuju ke Stasiun Tanah Abang. Dan tentu saja rute ini nantinya melewati beberapa pusat kota, seperti Bintaro, BSD – Serpong, Cipulir, Palmerah, Kebayoran dan rute ke Jakarta Pusat.

Belum lagi, dengan Pemerintah Provinsi Banten yang sudah merilis Keputusan Gubernur Banten Nomor 596/Kep. 278-Huk/2017 di pertengahan tahun 2017 tentang Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah, dimana hal ini untuk kepentingan Pembangunan Jalan Tol Serpong – Balaraja yang membuat kawasan ini semakin diminati saja oleh masyarakat. Hal inilah yang kemudian akan menjadi keuntungan besar bagi warga yang memiliki Rumah Di Parung Panjang, karena jalur tol tersebut turut serta direncanakan dapat melintasi jalan raya Parung Panjang.

Dengan segala kelebihan pada poin lokasi dan aksesibilitasnya tersebutlah, tidak mengherankan jika akhir-akhir ini banyak sekali pemilik hunian pertama maupun para investor amatir yang menjajal peruntungan untuk dapat memiliki rumah di kawasan ini. 

Hingga pada pertengahan tahun 2018 sudah tercatat lebih dari 2.000 transaksi penjualan rumah di kawasan ini. Salah satu developer hunian yang telah berhasil meraup keuntungan di kawasan ini adalah Mandiri Mega Jaya, anak usaha dari Samaraland. Dimana pada tahun lalu, mereka berhasil meluncurkan kawasan perumahan dengan luas mencapai 47 hektar di Parung Panjang dan dinamai Serpong Green Paradise.

Berlanjut ke bulan Juni 2018, mereka kembali berhasil merangkum penjualan sebesar Rp 310 miliar rupiah dari total penjualan 1.027 unit rumah. Total jumlah penjualan yang mengesankan inilah yang kemudian menjadikan Serpong Green Paradise masuk dan terpajang di urutan penjualan tertinggi untuk bisnis perumahan Rp 300 jutaan di sekitar Kawasan Bogor Barat hingga ke Serpong. Bahkan karena tingginya permintaan rumah, para pengembang sampai kehabisan stok dan kewalahan.

SILAHKAN LIHAT UNIT PERUMAHAN KAMI, DISINI