Syarat Rumah Subsidi – Sejak bulan April 2015, pemerintah membuat program rumah bersubsidi untuk masyarakat yang berpenghasilan kecil. Untuk membeli rumah ini, konsumen MBR bisa menggunakan KPR subsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Subsidi bunga KPR yang diberikan FLPP sebesar 5% selama jangka waktu mencapai 15-20 tahun. Maksudnya, misal bunga pasar sebesar 10%, konsumen MBR hanya perlu membayar sebesar 5% dan sisanya disubsidi oleh pemerintah. Namun untuk itu, ada syarat rumah subsidi yang harus dipenuhi.

Syarat utama untuk menggunakan fasilitas KPR subsidi ini adalah kalangan MBR harus memiliki penghasilan maksimal Rp4.000.000/bulan. Bukan hanya terkait penghasilan, masih ada persyaratan lain yang perlu dipenuhi.

Menurut Dirjen PUPR Khalawi Abdul Hamid, patokan harga untuk rumah bersubsidi dibebaskan dari pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) 10% diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 18 Tahun 2019.

Harga baru untuk rumah bersubsidi ini didasarkan pada peningkatan harga material bahan bangunan. Dengan demikian, pengembang yang tengah mengerjakan rumah subsidi bisa memperoleh harga yang lebih pantas. Rentang harga yang ditetapkan juga dipengaruhi oleh lokasi. Namun tetap diperuntukkan bagi kalangan MBR dengan penghasilan per bulan maksimal Rp4.000.000.

Untuk patokan harga rumah bersubsidi di wilayah Pulau Jawa selain Jabodetabek naik dari Rp140 juta menjadi Rp150,5 juta. Harga rumah bersubsidi tertinggi berlaku di Papua dan Papua Barat, yakni sebesar Rp212 juta dan Rp219 juta. Ukuran rumah yang dibangun tersebut luasnya tidak lebih dari 36 m2. Sedangka untuk luas kavelingnya tidak boleh kurang dari 60 m2.

Syarat lain yang harus dipenuhi oleh kalangan MBR adalah belum pernah menerima subsidi perumahan sebelumnya. Selain itu, rumah yang dibeli haruslah ditempati. Rumah tersebut tidak boleh dipindahtangankan, dikontrakan, maupun dijual dalam jangka waktu empat tahun setelah dibeli.

Dari pihak PUPR sendiri memiliki tim yang akan melakukan survei secara acak apakah rumah tersebut ditempati, dikosongkan, atau justru dihuni oleh orang lain. Jika ditemukan pelanggaran seperti itu, kemudahan subsidi bisa dicabut. Bukan hanya itu, si pemilik juga diharuskan untuk mengembalikan subsidi yang sudah diterima.

Kalau Anda mau mengajukan perumahan subsidi, jangan lupa untuk memenuhi syarat rumah subsidi di atas ya. Untuk melihat perumahan kami yang sangat terjangkau dan dengan lokasi dekat stasiun parung panjang. Klik disini.