Membeli rumah, baik itu melalui pembayaran tunai atau cicilan, merupakan sebuah keputusan besar. Karena harga hunian saat ini cukup mahal, maka banyak orang memilih membeli rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. Kalau Anda ingin beli rumah KPR, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Beberapa Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah melalui KPR

Sebelum Anda membeli KPR, Anda bisa mempertimbangkan beberapa hal di bawah ini.

1. Menyusun anggaran bulanan

Setelah merasa cocok dengan calon rumah, Anda bisa mulai menyisihkan dana uang muka dan cicilannya. Sebelum memutuskan deal, pastikan keuangan Anda memang mencukupi ya untuk cicilan angka panjang ini.

2. Memahami terkait garansi booking fee PR

Saat dana sudah terkumpul, Anda bisa mulai membayar booking fee. Dalam pembayaran ini, pastikan ada kesepakatan tertulis terkait pembelian rumah tersebut. Salah satunya adalah garansi pengembalian booking fee yang bisa kembali jika KPR ditolak bank.

3. Menilik reputasi pengembang

Beli rumah KPR tidak hanya berkaitan dengan bank, tetapi juga dengan pengembang. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengecek reputasi pengembang terlebih dahulu. Salah satu caranya adalah dengan melihat kelengkapan mengenai perizinan tanah, SHGB dan IMB induk atas nama pengembang, dan prasarana yang tersedia. Anda sebaiknya berhati-hati  kepada pengembang yang menawarkan pembelian rumah bekas tanpa uang muka.

4. Mempertimbangkan suku bunga 

Selanjutnya, Anda perlu mengecek simulasi cicilan yang menunjukkan besarnya cicilan bulananmu hingga sistem suku bunganya. Ada dua jenis suku bunga, yaitu suku bunga tetap dan suku bunga mengambang. Suku bunga tetap dipatok pada range tertentu selama masa kredit, sedangkan suku bunga mengambang bergantung pada suku bunga di bursa.

5. Mempertimbangkan masa dan lamanya proses pengajuan KPR

Masa pinjaman KPR yang biasanyaa diberikan oleh bank adalah 15-20 tahun. Semakin panjang masa tenor, biaya cicilan setiap bulan juga semakin kecil. Selain itu, Anda juga perlu memikirkan terkait lamanya proses pengajuan KPR yang biasanya memerlukan waktu dua minggu sampai satu bulan.

6. Merinci biaya administrasi

Ada cukup banyak biaya administrasi yang berkaitan dengan KPR, seperti biaya provisi, administrasi, notaris/PPAT, pengecekan sertifikat, pengikatan jaminan, asuransi jiwa kredit, dan kerugian kredit.

7. Mengetahui limit pinjaman rumah KPR dan biaya lainnya

Plafon kredit bisa dikatakan merupakan dana yang dibutuhkan bank untuk memudahkan pengajuan KPR. Anda perlu mengetahui itu, termasuk juga besaran limit pinjaman dari bank. Bukan hanya itu, persiapkan juga biaya tak terduga yang nantinya muncul saat rumah mulai dihuni.

Rupanya ada banyak ya hal yang perlu Anda pastikan sebelum beli rumah KPR. Namun demi kelancaran pembelian hunian impian, tentu Anda harus sangat teliti, bukan?