Syarat Mengurus IMB – Sebelum membangun atau memperbaiki rumah, pemilik rumah harus memperhatikan kepatuhan terhadap izin mendirikan bangunan (IMB). Apakah Anda sudah tahu cara menangani IMB dengan benar?

IMB sendiri didefinisikan sebagai izin untuk membangun, memperbaiki, menambah, mengubah atau memperbaiki bangunan. Ini termasuk izin bangunan yang diberikan oleh pemerintah daerah. Jadi, jika Anda ingin membangun rumah, Anda harus mengurus  IMB bangunan yang baru. Bank Dunia memberlakukan UU No. 34 tahun 2001 tentang pajak dan denda regional.

Tujuan IMB (Izin Mendirikan Bangunan)

Tujuan IMB adalah menciptakan tata letak bangunan yang teratur, nyaman dan sesuai peruntukkan tanah. Dengan adanya cara mengurus IMB, diharapkan tercipta keserasian dan keseimbangan antara lingkungan dan bangunan, apalagi di kota besar seperti Jakarta yang sangat padat dengan bangunan. Bisa dibayangkan bagaimana tata letak kota Jakarta jika pendirian bangunan tidak diatur, tentunya semakin semrawut dan merugikan banyak pihak.

Bukan hanya mereka yang ingin membangun atau merenovasi rumah, cara mengurus IMB secara bertahap juga penting dipahami. Apalagi jika Anda berniat melakukan pembelian properti atau melalui fasilitas KPR. Pasalnya, menerapkan cara mengurus IMB yang benar adalah gerbang kelancaran menuju proses pengajuan kredit ke bank.

Meskipun termasuk kewajiban yang harus dipenuhi ketika membangun atau merenovasi rumah, kenyataannya banyak warga Jakarta yang enggan mengurus IMB.

Secara umum, syarat-syarat dan cara mengurus IMB rumah bangunan baru relatif mudah.

syarat mengurus imb

Anda hanya perlu menyiapkan dokumen-dokumen sebagai berikut:

  1. Formulir Permohonan Izin IA untuk IMB rumah tinggal yang sudah diisi dan ditandatangani di atas materai Rp 6.000
  2. Fotokopi bukti kepemilikan tanah tanah
  3. Untuk surat tanah, perlu dilampirkan juga surat pernyataan bahwa tanah yang dikuasai dan/atau   dimiliki tidak dalam sengketa
  4. Fotokopi KTP pemilik rumah (1 lembar)
  5. Gambar konstruksi bangunan minimal 7 set (denah, tampak muka, samping, belakang, rencana utilitas)
  6. Persetujuan tetangga (untuk bangunan berhimpit dengan batas persil)
  7. Bukti pelunasan PBB terakhir
  8. Surat perjanjian penggunaan lahan (jika tanah bukan milik pemohon IMB)
  9. Formulir di legalisir kelurahan dan kecamatan tempat bangunan akan didirikan
  10. Surat Perintah Kerja (SPK) apabila pembangunan dikerjakan dengan sistem ‘borongan’
  11. Data hasil penyelidikan tanah bagi yang disyaratkan.

Prosedur pengurusan IMB sebelumnya dilakukan oleh Dinas Tata Ruang dan Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B).

Namun, sejak akhir Desember 2014 lalu, pengurusan IMB kini dialihkan ke Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BTSP). Sementara, lama pembuatan IMB adalah sekitar 20-21 hari.

Alur dan Cara Mengurus IMB

Jika rumah yang hendak dibangun berukuran di bawah 500 meter persegi, maka pengurusan nya bisa langsung ke kecamatan.

Anda bisa menuju ke loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kecamatan tersebut.

Langkah selanjutnya, Anda harus mengisi formulir pengajuan pengukuran tanah.

Sekitar satu minggu kemudian akan datang petugas pengukur tanah sekaligus membuat gambar denah rumah Anda.

Setelah itu, gambar denah yang sudah berupa blueprint akan dijadikan untuk IMB.

Terdapat perbedaan biaya cara mengurus IMB tergantung kebijakan di setiap kota, kabupaten dan daerah.

Di Jakarta sendiri, pembuatan IMB terbilang mahal karena Jakarta sudah sangat penuh dengan bangunan dan sulit untuk mendapatkan tanah yang kosong.

syarat mengurus imb

Biaya Mengurus IMB

Perhitungan biaya IMB memperhatikan beberapa poin, yaitu:

  1.   Luas bangunan
  2.   Indeks konstruksi
  3.   Indeks fungsi
  4.   Indeks lokasi
  5.   Tarif dasar

Indeks fungsi digunakan untuk membedakan fungsi bangunan, apakah untuk hunian, usaha atau keagamaan.

Setiap fungsi pasti punya indeks nya tersendiri.

Untuk menghitung biaya IMB rumah Bangunan Baru, ada rumus yang digunakan.

“Rumusnya yaitu tarif dasar masing-masing daerah x indeks fungsi x indeks lokasi x indeks konstruksi x luas bangunan”

Setelah memenuhi syarat administrasi untuk pengurusan IMB bangunan baru, Anda bisa langsung mengajukan permohonan IMB kepada pemerintah yang bersangkutan.

Lalu, setelah mengisi formulir permohonan IMB, Anda harus membayar biaya pengukuran.

Menurut pengalaman beberapa orang, besarnya biaya pengukuran berbeda di daerah satu dengan daerah lain.

Sebagai informasi, Anda bisa melakukan negosiasi biaya pengukuran kepada petugas. Surat Izin Pengukuran biasanya selesai dalam waktu satu minggu.

Usai proses pengukuran, Anda bisa meminta persetujuan atas gambar konstruksi bangunan.

Jika gambar konstruksi bangunan disetujui, gambar tersebut dapat dijadikan blueprint untuk acuan pembangunan.

Setelah seluruh pembayaran selesai dilakukan, Anda akan mendapatkan Izin Pembangunan (IP). Artinya, Anda diperbolehkan mulai membangun rumah sambil menunggu terbitnya IMB rumah bangunan baru Anda. 

Sumber : https://www.99.co/

Itulah syarat untuk mengurus IMB.

Tapi anda tak usah pusing memikirkan mengurus IMB, jika anda tidak ingin repot repot anda bisa membeli rumah yang sudah jadi dan lengkap dengan surat surat kepemilikan rumah/properti seperti IMB, AJB, SHM,SHGB, bahkan PPJB.  Kami mempunyai solusi bagi anda yaitu Green Paradise. Green Paradise menghadirkan hunian yang nyaman dan aman bagi anda. Anda tak

Lengkap dengan semua fasilitas dari playground sampai masjid / mushola.