MRT Jakarta – Mengenai adanya Usulan rencana perpanjangan rute MRT Jakarta untuk diperpanjang sampai ke Tangerang Selatan muncul beberapa waktu lalu. Ada usulan kalau MRT Jakarta koridor Selatan-Utara diteruskan hingga ke kawasan Tangerang Selatan, Banten.

Saat ini, MRT memang baru memiliki satu rute yaitu Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia. Rute ini memiliki panjang 15,7 kilometer (km). Rute ini mempunyai 13 stasiun. Sebanyak tujuh stasiun merupakan stasiun layang, sementara sisanya enam stasiun adalah stasiun bawah tanah.

Fase I dibangun sejak Oktober 2014. Transportasi publik bernama Ratangga ini beroperasi sejak Maret 2019. Saat ini, MRT fase II sudah mulai dibangun. Fase II memiliki rute Bundaran Hotel Indonesia-Ancol. Rute sepanjang 5,8 km ini memiliki tujuh stasiun. Seluruh stasiun berada di bawah tanah. Bahkan, ada stasiun yang berada di kedalaman 36 meter di bawah tanah.

Aktifitas Warga Tangerang Selatan ke Jakarta Termasuk Tinggi

Usulan untuk memperpanjang rute MRT Jakarta dari Lebak Bulus hingga ke Tangerang Selatan ini didasari karena banyaknya warga Tangsel yang bekerja dan melakukan aktivitas di Jakarta.

Mobilitas masyarakat Tangerang Selatan hampir 70 persen menuju ke Jakarta. Transportasi publik menjadi alternatif untuk mempermudah masyarakat untuk melakukan perjalanan.

Dari hasil kajian oleh Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan diperoleh Hasil bahwa mobilitas masyarakat Tangsel memang tinggi ke Jakarta dari Senin sampai Jumat. Untuk itu, kebutuhan transportasi massal dari dan ke Jakarta memang dibutuhkan.

Wali Kota Tangerang Selatan menyatakan tahap pra feasibility study (studi kelayakan) rencana perpanjangan jalur MRT sudah dilaksanakan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan masih menanti hasil kajian tersebut dan nantinya, hasil kajian akan dipresentasikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Studi Kelayakan Perpanjangan Jalur MRT Jakarta

Meskipun tahap masih cukup panjang. Namun, ada sejumlah usulan stasiun MRT. Stasiun yang direncanakan adalah Stasiun Lebak Bulus, Stasiun UMJ, Stasiun UIN, Stasiun Pasar Ciputat, Stasiun Pustekkom, Stasiun Pondok Cabe, Stasiun Pamulang Barat, Stasiun Pondok Benda, Stasiun Babakan, Stasiun Puspitek, Stasiun Rawa Buntu, dan Stasiun Tangerang.

Direktur Prasarana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek atau BPTJ, Edy Nursalam menyatakan bahwa koordinasi tentang perpanjangan rute MRT sudah dilakukan. Salah satunya dengan PT MRT, operator MRT Jakarta. Edy menyatakan pra studi kelayakan baru dilakukan. Setelah studi kelayakan, nantinya akan diketahui jumlah potensi penumpang, peluang pendapatan investasi, investor swasta yang berminat, dan lainnya.